2 Iri Hati Yang di Perbolehkan

Setiap manusia harus senang dengan kemajuan yang dicapai orang lain. Meskipun demikian, kita dibolehkan untuk iri dalam dua hal agar kita berusaha juga untuk mencapainya. Rasulullah saw. bersabda,

“Hasad tidak diperbolehkan kecuali dalam dua hal, iri hati pada orang yang dianugerahi Allah harta yang banyak lalu digunakan untuk kepentingan kebenaran dan iri hati kepada orang yang dianugerahi Allah banyak ilmu lalu ia mengamalkan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain.” (HR Bukhari)


Berdasarkan hadits di atas, ada dua iri yang dibolehkan, yaitu sebagai berikut.


  1. Memiliki Harta untuk Kebaikan. 
Setiap Muslim harus mencari harta secara halal. Apabila ada orang yang memperoleh harta dengan cara halal, dan harta tersebut dimanfaatkan untuk kebaikan, seperti membantu sesama dan untuk mendanai perjuangan untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka kita boleh iri pada sosok seperti itu, agar termotifasi melakukan hal serupa, dan mendapatkan keutamaan.

Rasulullah saw. bersabda,
“Seutama-utama dinar yang dibelanjakan oleh seseorang ialah yang dibelanjakan untuk keluarganya, dinar yang dibelanjakan untuk kendaraan dalam perjuangan di jalan Allah dan dinar yang dibelanjakan untuk membantu kawan-kawannya seperjuangan di jalan Allah.” (HR Muslim)

  2.  Memiliki Ilmu yang Bermanfaat

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Setelah diperoleh, maka ilmu itu diajarkan dan dimanfaatkan untuk kebaikan. Kita pun boleh iri kepada orang yang berilmu dan memanafaatkan, sehingga kita berusaha untuk mencapainya, karena keutamaannya yang besar.

Rasulullah saw. bersabda,
 “Sedekah yang paling utama adalah seorang Muslim mempelajari suatu ilmu kemudian mengajarkannya kepada suadaranya yang Muslim.” (HR Ibnu Maajah)

Semoga bermanfaat bagi kita semua! Aamiin ya rabbal ‘alamiin.