CERPEN (CINTA TAK BERUJUNG)



CINTA TAK BERUJUNG

BRUUGGGHHT !!!!
                Rihana membantingkan bukunya ke meja di depan Resti setelah dia memasuki ruang kelas. Resti yang saat itu sedang mengerjakan tugas merasa kaget dan heran  dengan sikap Rihana yang tak seperti biasanya,dia ceria dan fresh. Tapi dia seolah-olah marah kepada Resti.
 “ Rihana kamu kenapa sih?”tanya Resti
 “ Aku nggak apa-apa.” Jawab Rihana
 “ Kalau lamu nggak apa-apa,kenapa kamu aneh? nggak seperti biasanya.”tanya Resti
                Rihan menghelas napas panjang kemudian pergi meninggalkan resti tanpa menjawab pertanyaan yang diberikan Resti yang masih heran dengan sikapnya.
 “Rihana,tunggu!kamu mau kemana?” teriak Resti
 “Pliiizzz,Res,jangan ganggu aku aku lagi pengen sendiri.” Jawab Rihana tanpa membalikan  badan
                Resti tak mengerti apa yang sedang terjadi pada Rihana. Baru kali ini Rihana bersikap aneh seperti ini. Padahal biasanya dia selalu ceria.
                Beberapa hari ini Rihana sering menghabiskan waktunya di taman belakang rumah,memikirkan Beril,cowok yang sangat di sayanginya.
                Beberapa hari dia merasa malas dengan pelajaran-pelajaran di sekolah dan tidak konsen karena die selalu memikirkan masalah yang dihadapi selalu menghampirinya. Masalah itu selalu berhubungan dengan Beril cowoknya.Rihana menyesal dengan kata-kata yang dikeluarkannya pada waktu Beril menyuruh Rihana menjadi pacarnya,karean Rihana pada waktu itu saja langsung mengatakan mau menjadi pacar Beril si palyboy tanpa berpikir panjang.
 “ Rihana aku mau ngomong sama kamu.” Ucap beril si playboy
 “ Ngomong aja ! emang mau ngomong apa?” Tanya Rihana
 “ Aku mencintai kamu,kamu mau nggak jadi pacar aku?” Tanya Beril
 “ Eh Beril, kamu apa-apaan sih nggak usah cari perhatian sama aku deh, aku nggak bakalan jadi cewek kamu.” Jawab Rihana angkuh.
 ‘ Beneran Rihana,aku mencintai kamu,aku mencintai kamu lebih dari apapun dan nggak bisa di ungkapin dengan kata-kata aku juga mencintai lebih dari tindakan yang aku jalani.” Cetus Beril meyakinkan Rihana.
 “ Ah kamu nggak usah ngegombal deh!” ucap Rihana
 “ Serius Rihana,aku mencintai kamu,kamu mau ya jadi pacar aku,pllliiiizzz?”
 “ Ehm gimana ya? OK aku mau jadi pacar kamu,tapi dengan satu syaratkamu nggak akan jadi playboy  lagi and kamu harus setia sama aku!” kata Rihana
 “ OK aku janji,yes....yes makasih Rihana.”
 “ Ehm...eh aku tinggal dlu ya?tanya Rihana
                Rihana meninggalkan Beril dengan hati senang dan ssenyum manis karena dia bisa ngedapetin cowok paling tampan satu sekolah. Setelah beberapa lama mereka berdua berpacapan,penyakit playboy Beril kumat lagi. Rihana melihat Beril merayu cewek bernama Anita cewek kelas sepuluh.
 “ Pllliizzz,Anita,kamu mau ya jadi pacar aku?”
 “ Ka Beril,kaka kan udah punya pacar,kenapa kaka nyuruh aku jadi pacar kaka?”
 “ Anita kaka tuh ngga pernah suka sama pacar kakaapa lagi cinta. Kaka Cuma manfaatin kepinteran Rihana agar kaka bisa dapet nilai ulangan yang bagus waktu ulangan.Rihana kan pinter jadi bisa kaka manfaatin buat dimintai contekan. Tapi nyatanya salah, Rihana pelit.” Jawab Beril berbohong
                        Perkataan itu bagaikan badai bagi Rihana. Beril benar-benar telah memberikan luka yang sangat dalam buat Rihana. Selama ini Rihana Cuma mendapatkan cinta yang semu dari  Beril
                        Hari  ini tepat hari jadian Beril dan Rihana berpacaran.  Saat istirahat rihana pergi ketaman sekolah zdan secazra kebetujlan bertemu  dengan Beril. Rihana sebenernya males banget ketemu dengan Beril makanya dia buru-buru akan pergi namun beril mencegah.
   Rihana kamu mau kemana?” kata Beril sambil menghampiri Rihana yang masih diam
 “ Aku cari-cari kamu tapi kamu,kamu ngga pernah ketemu HP  juga mailbox terus. Kamu lagi sibuk ya?”
 “ Kamu cari aku? Buat apa?”tanya Rihana ketus
 “ Aku kangen sama kamu Rihana sayang,emang kamu nggak kangen?” Rayu Beril
 “ Nggak.”jawab Rihana singkat
 “ kok gitu ?”
 “ Udah Beril kamu nggak usah pura-pura lagi sama aku!”
 “ Maksud kamu apa?”
 “ kamu suka kan sama Anita anak kelas sepuluh ?”
Beril terkejut dengan perkataan Rihana .
   Selama ini kamu nggak suks sama aku. Jadi lebih baik kamu jauhin aku,aku nggak mau lagi berhubungan lagi sama kamu.”
 “Rihana Tunggu!”
 “ Ada apa lagi?” tanya Rihan a kesal
 “kamu sudah tau semuanya? Maafin aku,aku nggak bermaksud nyakitin hati kamu.”
 “ Dah lah Beril, aku tau kok. Aku nggak akan maksain perasaan kamu .kalau kamu emang nggak pernah suka sama aku nnggak apa-apa kok, aku rela kamu pacaran lagi sama Anita.”
 “ Tapi, Rihana.”
                        Rihana nggak mau lagi mendengar apa-apa lagi dari Beril. Rihana meninggalkan Beril sendirian ditaman. Diam-diam Beril menyesal karena secara tidak langsung telah melukai hati Rihana. Padahal selama ini Rihana selalu baik pada dirinya. Saat Beril susah Rihana selalu membantu,saat beril sedih Rihana selalu menghibur dan memberi semangat. Namun semua itu Beril balas dengan cinta semu yang lukai hatinya.
                        Beril tak mungkin bisa pacaran dengan Anita karena Anita kenal dekat dengan Rihana dan selalu konsultasi masalah pacaraan dengan Rihana, apa lagi Anita tetengga dekat Rihana. Sementara perlahan-lahan sudah melupakan Beril. Dia sadar bahwa tak ada gunanya terus-menerus memikirkan Beril. Diapun kembali ceria menjalani hari-harinya bahkan sekarang Rihana merasa hidupnya lebih berarti karena sejak putus dengan Beril,dia mengadakan jam tambahan sekolah agar bis lulus dengan nilai yang memuaskan. Resti, sepupu sekaligus teman dekat Rihana merasa bahagia melihat Rihana kembali ceria.
 “ Rihana,aku seneng deh, kamu sudah nggak sedih lagi.” Kata Rihana suatu ketika
 “ Aku juga seneng kamu juga sudah mau bagi cerita lagi sama aku.”
 “ Itu kan berkat saran kamu juga Thanks ya?”
 “ You are welcome.”
                        Dari kejauhan Beril memperhatikan Rihana yang sedang bercanda tawa dengan Resti di taman sekolah. Ingin dia menghampiri dan mengungkapkan semua perasaanya kepada Rihana. Namun, kakinya berat untuk melangkah. Tiba-tiba Rehan datang mengejutkan.
 “ Dah,samperin aja !”kata Rehan menngejutkan
 “ Eh kamu Rehan !” Beril terkejut
 “ Masa seorang Beril, cowok terpopuler di sekolah ini, seorang kapten basket takut sama cewek?” ledek Rehan
Beril masih memperhtikan Rihana tanpa memperdulikan Rehan
 “ Udah samperin aja ! nunggu apa lagi?”
 “ Dia masih marah nggak ya?” kata Beril
 “ Kamu lihat sendirikan, Rihana tampak bahagia aku yakin dia sudah ga marah lagi sama kamu.”
 “ Udah sana samperin!” Rehan menyuruh Beril
                        Akhirnya dengan ragu-ragu Beril nyamperin Rihana.Rihana yang sesang asyik bercanda terkejut melihat Beril datang  tiba-tiba. Resti sudah tau maksud Beril menghampiri temanyaitu. Sebenarnya Beril masih menyayangi Rihana, begitu pula dengan Rihana karena Beril selalu mengatakannya kepada Resti. Namun Resti tak berani mengungkapkan kepada Rihana takut Rihana terluka kembali.
 “ Ya udahdeh Rihana, aku ke kelas dulu ya?”
 “ Aku ikut deh.”kata Rihana sambil beranjak.
 “Terus Beril gimana? Dia mau ngobrol sama kamu.”
 “ Iya Rihana,jangan pergi dulu! Aku pengen ngomong sesuatu sama kamu.” Kata Beril tiba-tiba
                        Resti meninggalkan Rihanan dan Rihana terpaksa tinggal di taman.
 “ Rihana, aku mau minta maaf sama  kamu.” Kata Beril
 “ Untuk apa?” tanya Rihana
 “ Karena aku sudah sangat menyakitimu.”
 “ Dah lah Beril, aku sudah lupain semua itu.”
 “ Jadi kamu udah nggak marah  lagi sama aku?”
 “ Nggak lha buat apa akua marh sama....
   Lagian perasaan nggak bisa dipaksain.”
  “ maksud kamu?”tanya Beril terkejut
 “ Aku nggak bisa maksain kamu untuk suka sama aku. Oya gimana hubungan kamu sama Anita?kalian baik-baik ajakan?”
 “ Kenapa kamu tanya gitu?”
 “memang salah?”
Beril terdiam, dia tak tahu harus berkata apa. Dia bingung harus mulai dari mana  mengungkapkan perasaanya yang sebenernya pada Rihana.
 “ Kamu kenapa Beril? Kok diem aja?”
 “ Anita nggak mau jadi cewek aku.”
 “ oh... maafkan aku atas perkataanku aku tak bermaksud... “kata Rihana tak bisa melanjutlkan perkataannya
 “ Rihana, selama ini aku selalu kepikiran kamu. Aku baru sadar kalau sebenarnya aku sangat mencintai kamu.”
                        Sebenarnya Rihana seneng banget mendengar mengucapkan kalimat itu. Tapi.Raihana tak mau perasaanya dipermainkan seperti dulu,culup hanya sekali saja.
 “ Rihana Kali ini serius....
Aku nggak maen-maen sama persaanku.”
 “ Dulu waktu kamu nembak aku,kamu juga bilang gitu. Kamu bilang kamu serius and sayang sama aku tapi nyatanya....”
 “ Memang sih,dulu aku maen-maen. Tapi, kali ini q  beneran serius.”
 “ mendingan kamu cri cewwek lain aja deh,yang mau jadi tempat pelarian kamu. Aku nggak mau terluka lagi.’
Kata Rihana sambil meninggalkan Beril
 “ Rihana tunggu! Aku beneran sayang sama kamu, Rihana.” TeriK Beril
Namun Rihana tak memperdulikan teriakan Beril. Dia tetap meninggLKn Beril di taman.
                Tak  jauh Rihana berjalan,Rihana menabrak anak baru keles XII IA 1 yang bernama Vicky. Semua buku Rihana terjatuh dan mereka berdua memungutinya. Rihana terpesona dengan keramahanya . semenjak itu mereka saling kenal dan akhirnya mereka berdua pacaran hingga menuju perguruan tinggi. Pada saat mereka kencan dan makan bersama  makanan yang dimakan Rihana terjatuk dan mengenai baju Rihana.  Vicky sebagai pacarnya memberikan perhatian dan ikut membersihkan baju Rihana yang  terkena makanan.
 “ Rihana maaf, aku tak sengaja.”
 “ nggak apa-apa gampang bisa dibersihin.”
 “ Sini biar saya bantu bersihin.”
 “ makasih.”
                Pada saat bersihkan tertarik kepada simpatik Vicky. Mereka berdua saling memandang dan mereka ciuman. Kemudian vicky menawari lagi
 “ Rihana,mau kamu coba lagi?” tanya Vicky
Rihana bingung  dan melamun tapi kemudian Vicky menepuk bahu Rihana,Rihana pun kaget dan terkejut bahwa Vicky bukan menawari ciuman tapi menawari makanan yang terjatuh dengan yang baru. Rihana  merasa bingung bahwa ciuman tersebut hanya dalam khayalan karena dia sangat simpatik dengan Vicky hingga dia berkhayal bahwa vicky mencium Rihana.
KARYA: ANAK DIDIK SMA N 1
NAME : TITIN DAN KELOMPOKNYA
DI TERBITKAN OLEH :PERCETAKAN ARIECELLULAR

Comments